Iqbal-PJ Walikota Makassar dan Shamsi Ali Bahas Pembangunan Ponpes di Amerika Serikat

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Imam Besar Islamic Center of New York dan Direktur Jamaica Muslim Center, Shamsi Ali berkunjung ke rumah jabatan Wali Kota Makassar, Jl Penghibur, Makassar, Sulsel, Minggu (20/10/2019).

Ia mendapatkan undangan dari Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Shamsi Ali datang bersama dosen UIN Alauddin, Dr Syamsuddin Radjab, Head of Legal and Networking Ponpes Inka Nusantara dan Dosen HTN UIN Alauddin, Makassar.

Shamsi Ali membahas situasi perkembangan terkini dakwah Islam di USA.

Selain itu, ada juga perkembangan dan pembangunan pondok pesantren Nusantara di USA dan program2 kemitraan terutama peserta didik dilevel SMP dan SMA.

Menurut Shamsi, ia sementara mempersiapkan dan mengenalkan "academic visiting" siswa SMA dan sederajat bagi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di USA seperti Harvard, MIT, Yale, NYU dll.

"Kami juga membangun mitra pengembangan SDM dan kepemimpinan kepada aparat pemerintah dan legislatif di USA," katanya.

Selain itu, ia juga membuka ruang dan peluang partisipasi masyarakat Sulsel dan pemerintah ikut andil dalam pembangunan fasilitas ponpes dengan konsep budaya khas Sulsel.

Dari perbincangan ringan tersebut Iqbal Suhaeb ini menyambut baik dan menyatakan bahwa suatu kebanggaan tokoh asal Sulsel bisa berkiprah di dunia internasional dan diakui dedikasi dan pengabdiannya.

Terutama dalam membangun dialog antar iman dan juga berperan sebagai jembatan antar USA dan Islam terutama Indonesia, PBB dan USA.

Waketum DPP AMPI Jamaluddin M Syamsir (JMS), mendampingi Imam Besar Islamic Centre of New York Amerika Serikat, Ustaz Muhammad Shamsi Ali, selama di Bulukumba.

Salah satu agenda pendiri pesantren pertama di Amerika Serikat ini, yakni ziarah ke makam Khatib Bungsuh alias Dato ri Tito.

Dato ri Tiro merupakan penyebar agama Islam di wilayah selatan Sulawesi Selatan, seperti di Kabupaten Bulukumba.

 

Selain agenda pulang kampung, Shamsi Ali juga memperingati 1 Muharram 1441 H, yang digelar Pengurus DPP Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB).

Saat ziarah, Shamsi Ali didampingi langsung oleh keponakannya, Jamaluddin M Syamsir (JMS).

JMS merupakan salah satu bakal calon bupati (Bacabup) Bulukumba yang disebut bakal berkontestasi pada Pilkada 2020 mendatang.

Muhammad Shamsi Ali mengatakan, Dato Ri Tiro menjadi inspirator sekaligus motivatornya dalam kerja-kerja dan perjuangan dakwah di Amerika.

“Beliaulah yang hadir di Bulukumba menyebarkan Islam. Kini saya hadir di Amerika untuk cita-cita dan perjuangan yang sama. Saya sangat bahagia dengan kunjungan saya ke beberapa tempat di Bulukumba. Serasa mengobati kerinduan,” kata Shamsi Ali, dalam rilisnya, Jumat (13/9/2019).

Sebelumnya, Shamsi Ali juga telah menitip pesan kepada JMS.

Niat baik JMS untuk Bulukumba (bakal calon bupati), membutuhkan kerja keras, karenanya ia meminta JMS untuk meluruskan niat dan memperbanyak doa.

"Ini adinda saya harus kerja keras dan jangan lupa untuk luruskan niat dan perbanyak baca ayat kursi saat kampanye nanti," kata Shamsi Ali.

Sementara JMS mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Shamsi Ali.

"Beliau adalah putra asli Bulukumba yang telah membawa pengaruh besar bagi dunia Islam. Kedepan kami berharap bisa mengikuti jejak beliau untuk lebih membesarkan Islam di Kabupaten Bulukumba," kata Jamaluddin.

 

JMS Juga menyampaikan pandangan terkait sejarah Bulukumba sebagai daerah yang pernah sangat jaya dalam pembangunan manusia dan program keagamaan.

"Dulu kita adalah kabupaten yang menjadi pelopor lahirnya perda-perda Keagamaan di Sulsel. Bahkan ada beberapa desa yang mendapatkan gelar sebagai desa muslim," kata JMS.

Olehnya, kata politisi Golkar ini, kedepan dirinya bakal fokus untuk menghidupkan kembali nuansa keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat di Bulukumba. (TribunBulukumba.com)

 

Sumber: https://makassar.tribunnews.com/2019/10/21/shamsi-ali-dan-pj-wali-kota-makassar-bahas-pesantren-nusantara-di-amerika-serikat?page=3