PENDIRI Ponpes Pertama di Amerika Serikat, Ini Perjuangan Dakwah Imam Shamsi Ali saat Virus Corona

SRIPOKU.COM - Pandemi virus corona saat ini masih menjadi perhatian dunia.

Hingga kini kasus corona di dunia sudah menembus angka 4 juta kasus yang terkonfirmasi dan 1,3 juta pasien sembuh. Hingga saat ini, Amerika Serikat (AS) menjadi negara dengan urutan pertama yang memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia.

Menurut data dari worldometers.info, total kasus virus corona di AS telah menembus angka 1.292.623 pasien. Sementara total kematian di AS mencapai 76.928 jiwa dan pasien sembuh ada 217.250 orang. Dengan angka tersebut, AS menempati posisi pertama total kasus secara global.

Adanya Corona membuat perjuangan dakwah di Amerika semakin menantang.

Imam Shamsi Ali bersama Ippho Santosa juga membahas perkembangan pesantren di Amerika, mengapa sebagian orang Amerika tertarik dengan Islam, dan kisah-kisah para muallaf di Amerika. Selama ini, Imam Shamsi Ali dan Ippho Santosa telah menulis dua buku bersama, juga sering mengadakan event bersama.

Imam Shamsi Ali merupakan warga asli Indonesia. Ia menjadi imam dan melakukan dialog antar pemuka agama. Salah satu terobosan yang ia lakukan yakni mendirikan pesantren pertama di bumi Amerika dengan proses selama 2 tahun dan akan selesai tahun ini.

Menurut Jordan, Strategic Studies, Imam Shamsi Ali dianggap satu di antara 500 muslim paling berpengaruh di dunia.

Berikut pembahasan lengkap mengenai perjuangan dakwah Imam Shamsi Ali di New York, Amerika Serikat dilansir melalui kanal YouTube Ippho Santosa baru-baru ini.

"Ustaz punya amanah untuk berdakwah, sementara keadaan di tengah pandemi corona seperti ini lebih berat kan atau bagaimana ustaz?," tanya Ippho.


"Motto kami, saya sudah dan saya sudah menjadikannya sebagai motto pribadi setiap ada tantangan pasti ada peluang," ujarnya.

"Setiap kesulitan ada kemudahan, dan ini sudah menjadi pengalaman kami sejak nine eleven, bagaimana nine eleven itu sangat susah untuk kita bergerak, untuk berdakwah dan menyampaikan Islam.

Tapi Alhamdulillah, Allah berfirman dalam Alquran setiap orang itu punya rencana, Allah juga punya rencana, tapi rencana yangg terbaik yang pasti berlaku, itulah rencana Allah SWT," tambahnya.

Nah itulah nine eleven itu dipakai untuk menjadi peluang menyampaikan Islam, maka terbukalah jalan dakwah bagi kami untuk menyampaikan Islam kepada warga Amerika," jelasnya.

Ratusan bahkan ribuan warga Amerika mendapat hidayah melalui dakwah tersebut dan bersyahadat menerima Islam.

Peluang Dakwah

Imam Shamsi Ali mengisahkan perjuangan dakwah yang dilakukan tak terlepas dari suatu peristiwa seperti yang terjadi saat ini yakni pandemi corona.

"Demikian juga sekarang ini ternyata justru peristiwa corona ini menjadi peluang dakwah yang sangat luar biasa. Karena ternyata banyak sekali anjuran-anjuran pemerintah maupun para ahli yang mengatakan bahaw akalo dilakukan ini maka kita terhindr dari corona atau kita aman dari corona," ujar Imam Shamsi Ali.


"Ternyata itu semua ajaran Islam, ketika kita mencuci tangan, ketika kita bersih, bahkan yang terakhir ini buka alas kaki ketika masuk rumah. Ini kan banyak kita praktekkan di negara-negara Islam. Karena alasan kita supaya rumah kita suci, tidak ada najis yang terbawa dari alas kaki kita.

Imam Shamsi Ali juga menceritakan jika orang Islam sekarang ini di New York City berada di garda terdepan dalam membantu saudara-saudara yang memerlukan.

"Ada yang memasak, membawa ke rumah-rumah sakit, kemudiana ada yang menyiapkan makanan pokok dan dibagikan ke rumah-rumah bahkan diketuk rumah orang-orang yang membutuhkan lalu kita bawakan makanan itu. Jadi, tidak ada alasan untuk lapar, karena ada 50 titik di mana orang-orang bisa mengambil makanan.

Demikian juga orang Islam, justru berinisiasi membeli bahan makanan pokok secara sukarela, lalu diumukan secara massif bahwa siapa saja masyarakat kota New York yang mmebutuhkan makanan kami akan antarkan," ujarnya.

Ia menuturkan jika sebuah peristiwa bisa dijadikan sebagai sarana untuk berdakwah.

"Dan itu dilakukan oleh teman-teman kita, ini bagian dari dakwah kita. Jadi, maksud saya adalah corona menjadi suatu keprihatinan, kita was-was bahkan pada tingkatan tertentu ada rasa takut. Tapi Alhamdulillah itu justru menjadi peluang dakwah bagi kami. Bagi kami dakwah itu adalah segala-galanya, jadi segala warna peristiwa yang terjadi di kehidupan kita ini dijadikan sebagai jembatan," ungkapnya.

Perjuangan Dakwah di Amerika Serikat

1. Perjuangan Meresmikan Liburan Idul Fitri

"Alhamdulillah di New York City liburan itu sudah diresmikan, dan itu perjuangan panjang kami. Lebih 7 tahun kami perjuangkan, Alhamdulillah Islam di kota New York ini sudah dikenal di mana-mana bahkan semakin positif, karena dokter-dokter yang meninggal karena menangani korban corona ini. Itu banyak juga Islam karena mereka ikut berjuang di garis depan.

Ini memberikan kesan tersendiri bahwa orang Islam itu bukan musuh kita, bukan ditakuti, justru bukan hanya berdamai tapi memberikan kontribusi sangat positif dalam kehidupan Amerika dan kehidupan Barat secara umumnya," ujat Shamsi Ali.

2. Berkontribusi dalam memasok makanan halal di sekolah dan penjara

"Di sekolah-sekolah sekarang ini kita berhasil memasukkan makanan-makananhalal walaupun tidak semua sekolah karena terbentur dana. Sekarang sudah ada 20-30 sekolah karena banyak murid-murid muslim kita. Sekarang ini yang kita perjuangkan adalah memasukkan makanan halal ke penjara-penjara, karena ternyata di penjara juga banyak orang Islam, maka tentu kita punya perhatian terhadap mereka," jelas Imam Shamsi Ali.

Shamsi Ali merupakan imam di Islamic Center of New York dan direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York, Amerika Serikat, yang dikelola komunitas muslim asal Asia Selatan.

Selain itu ia juga merupakan seorang imam dan Ketua Yayasan Masjid Al-Hikmah, yang didirikan muslim Indonesia di Astoria. Shamsi Ali juga seorang direktur Jamaica Muslim Center di Queens. Imam Shamsi Ali aktif dalam kegiatan berdakwah dan komunikasi antar agama di Amerika Serikat dan masih berkewarganegaraan Indonesia.

https://palembang.tribunnews.com/2020/05/10/pendiri-ponpes-pertama-di-amerika-serikat-ini-perjuangan-dakwah-imam-shamsi-ali-saat-virus-corona